Konsumsi Elpiji Meningkat 5,3% Ketika Natal dan Tahun Baru



( 2015-12-30 08:45:28 )

PT‎ Pertamina (Persero) memperkirakan bahwa kenaikan konsumsi elpiji yang terjadi selama momen libur Natal dan Tahun Baru sebesar 5,35 persen. Dari semula konsumsi normal elpiji per hari sekitar 20 ribu metrik ton (mt), mengalami peningkatan menjadi 21.338 mt.

"Elpiji naik 5,35 persen, tapi dari rata- rata normal harian 20 ribu kan. Nah perkiraan meningkat jadi 21.338 MT," ujar Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro di Jakarta.

Wianda juga mengutarakan, untuk dapat mengantisipasi kelangkaan pihak Pertamina juga menambah jumlah pasokan e‎lpiji. Untuk wilayah yang konsumsinya meningkat secara signifikan, jumlah pasokan yang ditambah mencapai 15 persen.

‎"Sebab kondisinya, di wilayah-wilayah tersebut ketika Natal dan Tahun Baru penggunaan elpijinya cukup besar‎," jelas dia.

Adapun wilayah tersebut meliputi, Sulawesi Utara, Sumatera Utara, Maluku, Papua, Nusa Tenggara Timur. Dengan dinaikkan 15 persen, Jadi total nasional sekitar 21.384 mt per hari. "Akan tetapi khusus 4 daerah tadi kita tingkatkan sampai 15 persen stoknya," pungkas Wianda.

Stok rata-rata BBM nasional sekarang ini berada di level rata-rata di atas 20 hari dan Pertamina akan terus menjamin agar pasokan stok selalu dipertahankan pada level tersebut. Rincian stok BBM diantaranya yaitu, Premium 17 hari, Solar 23 hari, dan Avtur 32 hari.