Kereta Cepat JKT-BDG Akan Mulai Beroperasi 2019



( 2016-01-22 07:04:40 )

Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung rencananya akan mulai beroperasi tahun 2019. Saat beroperasi di awal nanti, pengelola akan mengoperasikan 11 train set (Electric Multiple Unit/EMU).

Satu train set memiliki 8 kereta atau gerbong. Yang artinya, satu rangkaian kereta dapat membawa 583 penumpang untuk sekali jalan.

"Setiap satu rangkaian kereta mampu mengangkut 583 orang (penumpang) dalam sekali jalan," Ujar Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Hanggoro Budi Wiryawan, Kamis (21/1/2016).

Kapasitas ini, tentunya dapat dinaikkan sampai 2 rangkaian untuk sekali jalan. Kondisi ini dilakukan saat terjadinya kenaikan permintaan seperti saat libur panjang.

"Pada puncak situasi kereta bisa digabungkan menjadi dua set sehingga total penumpang lebih dari 1.000 penumpang," jelasnya.

Untuk pengadaan kereta, KCIC akan membeli dari produsen asal China, yakni China Railway Rolling Stock Corporation (CRRC) Sifang. KCIC sendiri rencananya akan mengoperasikan layanan kereta cepat Jakarta-Bandung selama 18 jam dalam sehari.

Untuk mendukung berjalannya operasional kereta cepat tersebut, jaringan kereta cepat Jakarta-Bandung membutuhan daya listrik 75-100 megawatt (mw).

"Rencananya KCIC juga bekerjasama dengan PLN dan direncanakan untuk jangka panjang akan membangun power plant sendiri untuk memastikan tidak terjadinya gangguan pasokan listrik ketika kereta beroperasi," terangnya.